Gaji & Pajak

Panduan Hitung Gaji Bersih PPh 21 TER Indonesia 2026: Tarif Efektif Rata-Rata & BPJS

Simulasi perhitungan gaji take-home pay di Indonesia tahun 2026: pemotongan PPh 21 Tarif Efektif Rata-Rata (TER Kategori A/B/C), iuran BPJS Ketenagakerjaan (JHT, JP) dan BPJS Kesehatan.

Tim Riset Pajak Simulequa Indonesia
Verified Author
Spesialis Penggajian dan Pajak Penghasilan
Published21 September 2026
Read time8 min
Illustration pour Panduan Hitung Gaji Bersih PPh 21 TER Indonesia 2026: Tarif Efektif Rata-Rata & BPJS
Back to Panduan

Memahami Perhitungan Slip Gaji Karyawan di Indonesia (2026)

Menerima penawaran kerja (offering letter) di Indonesia menuntut pemahaman cermat atas komponen gaji kotor (gross) dan gaji bersih (take-home pay). Berlakunya skema PPh 21 Tarif Efektif Rata-Rata (TER) menyederhanakan pemotongan pajak bulanan di samping iuran jaminan sosial BPJS.


1. Dua Pilar Pemotongan Gaji Karyawan

  1. Iuran BPJS Karyawan:
    • BPJS Ketenagakerjaan JHT (Jaminan Hari Tua): 2,0%
    • BPJS Ketenagakerjaan JP (Jaminan Pensiun): 1,0% (berlaku batas plafon upah bulanan)
    • BPJS Kesehatan: 1,0% (dihitung dari gaji dengan batas maksimal upah Rp 12.000.000)
    • Total kontribusi karyawan: ~4,0% dari upah.
  2. Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21 TER Bulanan):
    • Dikelompokkan berdasarkan status PTKP: Kategori A (TK/0, TK/1, K/0), Kategori B (TK/2, TK/3, K/1, K/2), dan Kategori C (K/3).
    • Tarif efektif persentase langsung dikalikan dengan gaji bruto bulanan.

2. Contoh Simulasi Numerik: Gaji Bruto Rp 15.000.000 / Bulan (TK/0)

Karyawan lajang tanpa tanggungan (Status PTKP: TK/0 -> Masuk Kategori TER A):

| Komponen Gaji | Nominal (Rp) | Dasar Perhitungan | |---|---|---| | Gaji Pokok & Tunjangan Bruto | 15.000.000 | Penghasilan bruto bulanan | | BPJS JHT (2%) | -300.000 | 2% × Rp 15.000.000 | | BPJS JP (1%) | -105.000 | 1% upah (mencapai batas plafon JP) | | BPJS Kesehatan (1%) | -120.000 | 1% × batas maksimal Rp 12.000.000 | | Total Iuran BPJS Karyawan | -525.000 | Tabungan jaminan sosial pekerja | | Tarif PPh 21 TER (Kategori A) | 6,00% | Tabel resmi untuk rentang Rp 14,95 jt - Rp 16,4 jt | | Potongan Pajak PPh 21 Bulanan | -900.000 | 6,0% × Rp 15.000.000 | | Total Potongan Bulanan | -1.425.000 | BPJS + PPh 21 (9,5% dari bruto) | | Gaji Bersih Diterima (Take-Home Pay) | 13.575.000 | Dana riil masuk ke rekening bank |

Kesimpulan Finansial:

Dari gaji kotor Rp 15.000.000, karyawan menerima Rp 13.575.000 bersih setiap bulan. Potongan BPJS Rp 405.000 (JHT dan JP) merupakan akumulasi tabungan pensiun yang dapat dicairkan kelak.


3. Dasar Hukum dan Verifikasi Sumber

  • Peraturan PPh 21 TER: Peraturan Pemerintah (PP) No. 58/2023 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 168/2023 tentang petunjuk teknis pemotongan PPh 21. Diverifikasi pada 21/09/2026.
  • Regulasi BPJS: BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan RI regulasi tahun 2026. Diverifikasi pada 21/09/2026.

Hitung gaji bersih Anda secara akurat:

Related Decision Tools

Calculate your exact numbers using verified statutory benchmarks.

gaji bersih pph 21 ter 2026 kalkulator pph 21 tarif efektif rata rata potongan bpjs ketenagakerjaan karyawan cara hitung take home pay indonesia pph 21 kategori ter a b c

Tim Riset Pajak Simulequa Indonesia

Simulequa Editorial

Editorial guide covering gaji & pajak, reviewed for transparency, regulatory alignment, and computational limits. Spesialis Penggajian dan Pajak Penghasilan